Paper Review : Evaluation of Use of ERP in E-commerce Methods and Strategies

Jurnal oleh : Mostafa Keikhay Farzaneh,

Departemen Teknik Industri, Zahedan Branch, Islamic Azad University, Zahedan, Iran

Perusahaan jarang menggunakan sebuah metodologi seleksi objektif dengan sepenuhnya ketika memilih sebuah sistem ERP (Thomas dan Michael, 2009), terdapat beberapa kesalahan umum meliputi :

  • Persyaratan tidak lengkap
  • Ketergantungan pada demo penjual
  • Kegagalan untuk menggunakan layanan profesional yang objektif
  • Ketidakmampuan untuk memahami penawaran dari vendor ERP

Integrasi memungkinkan item, persediaan, pesanan, pelanggan dan data penjualan terkait lainnya untuk melewati antara sistem independen untuk berkomunikasi satu sama lain. Sebuah toko web dapat beroperasi tanpa koneksi dengan akuntansi, sistem keuangan, ERP dll. Akan tetapi sering kali biaya secara manual pengelolaan dan proses administrasi data penjualan biaya perusahaan lebih dari yang mereka pikirkan. Tanpa sistem bisnis ritel pembagian data yang ada, pengecer bisa melihat kerugian dalam penjualan, keterlambatan pengiriman, kepuasan pelanggan, dan yang paling penting pengurang aliran dana.

Beberapa integrasi E-Commerce dan ERP memungkinkan data yang diperlukan untuk saling dipertukarkan secara otomatis. Sebagai contoh, sebuah pesanan dibuat dalam toko online segera didorong ke sistem yang digunakan untuk memenuhi pesanan. Hal ini tidak hanya menghemat waktu tetapi mengeliminasi kesalahan manusia dan mendapat produk, inventaris, tagihan produk dan informasi penjualan ke dalam sistem informasi bersama.

Business Process Re-engineering (BPR) adalah metode organisasi yang menuntut desain ulang radikal suatu proses bisnis untuk mencapai efisiensi yang lebih tinggi, kualitas yang lebih baik, dan produksi yang lebih kompetitif. Ini juga merupakan sebuah metode dalam meningkatkan operasi dan output dari organisasi.

BPR telah menjadi salah satu topik yang paling populer dalam manajemen organisasi, yang menciptakan cara-cara baru dalam melakukan bisnis. Banyak organisasi terkemuka telah dilakukan BPR dalam rangka meningkatkan produktivitas dan mendapatkan keuntungan kompetitif. Namun, terlepas dari jumlah perusahaan yang terlibat dalam re-engineering, tingkat keberhasilan proyek re-engineering kurang dari 50%.

Jurnal Asli dapat diunduh disini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s